Sempurnanya Diri Manusia

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
 




Sahabat TAUBI    ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

#TAUTAN #menujuRidhoAllah

TAUBI Jumatan terbit setiap Jumat untuk meluaskan wawasan dalam berTuhan dan sebagai "reminder" untuk diri masing-masing.

 

TAUTAN enews bulan XI - Dzulqa'dah - Jum'at III 

Edisi 50 : " Sempurnanya Diri Manusia "

9 Juni 2023 M ( Jumat II bulan Juni)

٢٠  ذُوْ الْقَعْدَةِ ١٤٤٤ هجرية  (20 Dzulqa'dah / Dzulqa'idah 1444 H)

(Dzulqa'dah : "Penguasa Gencatan Senjata". Dilarang perang pada bulan ini (di masa nabi SAW)

Jam 6 terang (dunia) dan jam 11 gelap (akhirat) 


Maha sempurna Allah yang telah menjadikan diri manusia sebagai contoh terbaik dari semua ciptaanNya. Pada manusia pertama, nabi Adam AS memiliki tubuh yang terdiri dari kepala, badan, kaki, tangan dan panca indra. Dilengkapi dengan akal sebagai pembeda dengan makhluk lainnya. Sempurnanya diri manusia terlihat dari jumlah kaki dan tangan yang berpasangan dengan masing-masing berjumlah 5 jari. Hal tersebut dibentuk bukanlah tanpa alasan. Semua itu mengandung hikmah besar untuk dipelajari hingga dipahami. Kesempurnaan pada diri manusia terletak pada kaki dan tangan yang berpasangan sehingga seimbanglah tubuh manusia.

 

Hal terpenting pada manusia, inti dari sempurnanya diri adalah apa yang terkandung pada diri yang fisik/zohir. Itulah bathin. Pada bagian bathin ini, Allah men-sirat-kan (memberi tanda) bahwa kekuatan sebenar pada diri manusia adalah bersumber dari yang bathin/gaib. Maka dalil Quran yang berbunyi " setiap diri pasti akan mengalami kematian " menunjukkan bahwa setiap diri pasti akan mengalami hidup di dunia (hidup di alam sejenak) dan mengalami mati (hidup di alam abadi).

 

Sayangnya sebagian besar manusia tidak mengerti bahwa dirinya sudah Allah cipta dengan sempurna. Hal tersebut terbukti dengan rendahnya keinginan belajar tentang diri secara lengkap. Secara umum manusia hanya belajar tentang diri yang terlihat dengan mata. Adapun yang banyak dipelajari tentang hal bathin adalah untuk ilmu yang bersifat kesaktian atau laduni. Harusnya perlu dipahami dulu tentang sejarah diri yang sumbernya dari alam akhirat, alam keabadian.

 

Referensi penjelasan edisi ke 50 dari TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para pengelana ruhani (jumpai guru/mursyid!)

 

Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN. 

Wassalam

إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ‎

 

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

  

TAUTAN Edisi 49 - Belajar Mengenal Diri (2 Juni 2023)


Cek TAUBI Jumatan bulan Mei 2023 di sini

Cek TAUBI Jumatan bulan April 2023 di sini

Cek TAUBI Jumatan bulan Maret 2023 di sini

Cek TAUBI Jumatan bulan Feb 2023 di sini

Cek TAUBI Jumatan bulan Jan 2023 di sini

Cek TAUBI Jumatan Tahun 2022 (sejak Juli) di sini



No comments:
Write comments

Tausiyah Qolbi - TAUBI
Media informasi bersumber dari kisah perjalanan ruhani para hamba Allah
Mari membaca dengan bijak dan berdiskusi langsung dengan guru/mursyid

Perhatian !!!
Siapapun pembaca bertanggungjawab sendiri atas efek apapun dari setiap artikel TAUBI

Wassalam - الكزهدي




-----

🔺🔺 - Ke Atas