KEBENARAN bukan TUJUAN. Awal Agama Mengenal DIA

توصية القلب


Pembahasan Seputar Mengenal Allah
Mengenai Tausiyah Qolbi - TAUBI

~BACA DISINI !~


Materi TAUBI lainnya dapat dibaca di : Blog TAUBI - Diskusi berlangsung setiap jumat || Salam dari TAUBI

Do you know How Sophisticated GOD is?
Let's see! It will be happened very soon !

GET IN TOUCH

TAFYIN - تفسيرعليين



Beranda - WAJIB BACA!

Awal Agama Mengenal Allah
Artikel Terkini

alhumazah - الهمزة

 

 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 

Pertemuan pertama di bulan Syawal 1443 (setelah ramadhan 2022 M), melanjutkan diskusi di pengajian TAUBI. Kali ini membahas tentang para pengumpat dan pencela.

Surah ke 104 (Makkiyah - 9 ayat) berjudul alhumazah (pengumpat). Surah ini meriwayatkan tentang kecenderungan manusia berbuat kerugian dimana pencirian secara umum dapat kita simak pada penjelasan berikut :

Ayat 1 :

Ancaman keras bagi mengumpat dan mencela, pelaku melecehkan apa yang telah ditetapkan Allah (kehendak Allah). Ini jelas terjadi secara masif dan umum. Manusia ketika mengalami kesusahan, maka sangat banyak yang mengeluh dengan protes atau cacian kepada Allah. Begitu juga ketika melihat kejadian atau kondisi di sekitarnya, cenderung menghakimi atau mencela baik orang atau kejadian tertentu.

Ayat 2 :

Manusia yang dimaksud itu cirinya sama dengan orang yang suka mengumpulkan harta dan menghitung-hitung harta tersebut. Itulah yang disebut dengan cinta dunia (hubbuddunyaa) secara berlebihan.

Ayat 3 :

Manusia yang dikisahkan pada ayat 2 bersangka mereka dapat hidup kekal di dunia ini dengan harta yang dikumpulkan.

Pada ayat 4 s/d 9 menceritakan ancaman mengerikan pada manusia (ayat 1-3), yaitu neraka Huthomah dan tentang keadaan manusia di dalamnya.


(kesimpulan akan dibahas pada diskusi jumat malam, 20 Mei 2022)

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

Alfiil - الفيل

 
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Surah ke 105 (Makkiyah - 5 ayat) bernama alfiil (Gajah). Surah ini meriwayatkan tentang gagalnya maksud menghancurkan ka'bah (qiblat umat Islam) oleh pasukan yang dipimpin oleh Abrahah (raja yaman) dan 60.000 tentaranya, dimana termasuk diantaranya terdapat 9 atau lebih gajah yang dikendarai oleh tentaranya. Tahun kejadian tersebut dikenal dengan tahun Gajah

Mari sama kita cermati apa makna dari pengertian surah ini :

Ayat 1 : Tidakkah engkau melihat (تَرَ) (ya Muhammad) bagaimana tuhanmu berbuat terhadap pasukan bergajah ?

Ayat 2 : Tidakkah yang telah terjadi bahwa niat/tindakan mereka adalah sia-sia ?

Ayat 3 : Dan telah dikirim kepada mereka burung abaabil yang banyak/berbondong-bondong.

Ayat 4 : (burung2 tsb) melempari mereka dengan batu panas dari tanah liat.

Ayat 5 : batu tersebut menjadikan mereka hancur seperti daun yang dimakan.


Surah ini secara tersirat menjelaskan beberapa hal hikmah :

1. Bahwa Allah selalu menunjukkan kehancuran orang-orang zalim

2. Bahwa siapa yang bertentangan dengan kehendak Allah, pasti binasa

3. Terkhusus zalim terhadap sesuatu yang terhubung langsung kepada Allah, tindakan Allah langsung dan sangat cepat.


والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

Hikmah Ramadhan lI

 

Tema diskusi : Hikmah Ramadhan II - Rahasia Ramadhan

Jika disebut rahasia, maka sebenarnya bukan rahasia lagi karena akan ada penjelasan dari judul atau tema tersebut. Sebagaimana diskusi sebelumnya (hikmah ramadhan I) telah dijelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan ke 9 dalam tahun hijriyah dimana puasa di bulan ini bertujuan untuk membantu manusia yang telah LALAI selama 11 bulan lainnya kembali atau hijrah kepada INGAT.

Lantas apakah sebenarnya rahasia dari puasa di bulan Ramadhan itu ?. 

Kita sama tahu bahwa puasa itu rukun Islam ke3 setelah sholat. Sholat adalah ibadah yang akan dihisab pertama kali di hari akhir nanti sebelum ibadah lainnya. Artinya sholat adalah ibadah utama. Maka jelaslah bahwa tiada sah puasa seorang hamba jika tiada paham apa hikmah sholat. Dengan kata lain, sia-sia ibadah lainnya (termasuk puasa) jika tiada paham tentang sholat. Benarkah ?

Mari kita perhatikan beberapa pernyataan berikut ini. Ingat !!! Bertemu guru/mursyid itu sangat urgent dan WAJIB untuk dapat memahami pernyataan berikut.

1. Bahwa dalam sholat, siapapun pelakunya tiada makan dan minum. Benar ?

2. Dalam sholat terdiri dari 2 hal, tak terlihat (niat) & terlihat (gerakan sholat)

3. Puasa itu ibadah tiada terlihat bukan? Hanya Allah & pelakunya yg tahu.

Dari pernyataan diatas tentunya dapat dipahami bahwa ibadah puasa khususnya di bulan Ramadhan menjadi spesial karena ibadah tak terlihat ini diperintah WAJIB oleh Allah untuk menyadarkan manusia bahwa ada yang gaib dalam diri.

Yang gaib itu (bathin) juga wajib beribadah dan puasa itu lambangnya. Dan inti puasa itu adalah ibadah yang bersifat gaib, itulah yang disebut zikrullah atau ingat kepada Allah.

Dalam Sholat itu ada puasa dan puasa itu intinya ingat kepada Allah, DIA sebagai tujuan utama dari ibadah sholat dan ibadah lainnya.

Ketahuilah dalam hidup, manusia itu selalu terkait dan mengulang dengan 7 hari (ahad s/d sabtu) yang di masing-masing hari ada waktu sholat 5 kali. Yang demikian itu sejak lahir hingga saat terkini menjadi saksi (sebagai satelit) masing-masing kita di hari akhir nanti. Dan hal itu disebut ASHR (waktu). Baca dan renungkan surah wal'ashr.

7 ayat surah alfaatiha yang selalu dibaca dalam sholat. Semua itu terkait dan tiada putus. Renungkanlah bahwa bulan Ramadhan ini adalah waktu (ashr) khusus yang Allah berikan sebagai fasilitas hebat untuk membawa manusia kembali dari kelalaian menjadi INGAT (seperti bayi dulu)

 

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

 

Hikmah Ramadhan l

 

بسم الله الرحمن الرحيم

Medan (GooM), 3 Apr 22 - 2 Ramadhan 1443 H (jam 22.30)



 

Tema diskusi : Hikmah Ramadhan I - Apakah Ramadhan itu ?

Bahasan ini bersesuaian dengan awal bulan Ramadhan 1443 H (April 2022). Seperti pada tahun tahun sebelumnya, biasa terjadi perbedaan dalam memulai ibadah puasa. Pada tahun sebelumnya, 1442 H, permulaan puasa bersamaan (mohon koreksi jika penulis salah). Pada tahun ini kembali terjadi perbedaan dimana Organisasi Muhammadiyah menetapkan awal ramadhan adalah hari sabtu, 2 April 2022. Hal ini juga terjadi di lebih 40 negara didunia. Berbeda dengan pemerintah, memulai puasa di hari minggu, 3 April 2022. Apapun pilihan kita tidak menjadi masalah karena hakikat atau hikmah puasa bukan pada hal tersebut. Mari kita bahas bersama pada materi diskusi pekan ini.

Kata ramadhan ( رمضان ) adalah nama bulan hijriyah ke 9 dimana menurut sejarah mulai diperintahkan puasa di tahun ke 2 hijriyah bertepatan dengan hijrah (pindah) nya kaum muslimin dari mekah ke madinah. 

Menurut istilah, ramadhan dari bahasa arab "ramidha" atau "arramadh" yang berarti kekeringan dan secara bahasa arab, artinya membakar. Sesuai dengan ibadah wajib di bulan ke 9 ini yaitu puasa ( صوم ) dimana setiap muslim menahan atau tidak makan dan minum seperti biasanya dan tidak melakukan hal lain yang membatalkan.

Dari penjelasan diatas dapat dipahami hal tersirat bahwa di bulan ramadhan, setiap muslim membakar/membersihkan diri/hawa nafsu nya dari banyaknya dosa pada waktu terdahulu. Dan dosa manusia berasal dari 9 lubang yang ada pada diri manusia. Dan ibadah ini menandakan "hijrah" atau pindah dari kebiasaan mengikuti hawa nafsu kepada menahan atau tidak melakukan atau mengistirahatkan keinginan (hawa) nafs (diri) selama 29 atau 30 hari di bulan ini.

Pada hadits mashur baik riwayat bukhari maupun muslim, Allah menyatakan bahwa ibadah puasa itu khusus : dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu berkata, Rasulullah sallallahu’alai wa sallam bersabda, "Allah berfirman, ‘Semua amal anak Adam untuknya kecuali puasa. Ia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya". Hal tersebut menandakan bahwa ada rahasia (sirr) pada ibadah ini dan sangat erat kaitannya dengan rahasia dalah istilah hijrah. Secara fisik/zohir dilakukan pertama kali tahun ke 2 hijriyah bertepatan dengan perintah dari Allah mulai (pertama kali) berpuasa di bulan ramadhan hingga saat ini.

Terdapat ampunan dari Allah di bulan ini bahkan untuk dosa-dosa pada waktu lalu sebagaimana sering disampaikan para ahli agama dalam sebuah hadits :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Siapa yang berpuasa di bulan ramadhan dengan iman dan mendapat balasan khusus (hisab : perhitungan), maka dosa terdahulu akan diampuni.

Hadits mashur diatas tentunya harus dimaknai lebih baik. Balasan yang dimaksud bukanlah sekedar pahala karena jelas bahwa ibadah ini khusus untuk Allah.

Demikian diskusi pekan ini. Untuk pencerahan mendalam, mari diskusi langsung kepada mursid/guru atau ahli ruhani yang beramal secara zohir dan bathin.

Kesimpulan :

1. Ramadhan itu membakar dosa yang sumbernya dari 9 lubang pada diri manusia

2. Bulan Ramadhan adalah fasilitas khusus dari Allah supaya manusia kembali

3. Hijrah itu adalah kembali dari keadaan LALAI kepada kondisi awal, INGAT

 

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

 

Quraisy - قريش

 

 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Surah ke 106 (Makkiyah - 4 ayat) bernama quraisy (suku, bangsa qurais) yang menceritakan secara umum tentang aktifitas bangsa ini dimana nabi Muhammad berasal dari kaum ini. Mari kita perhatikan materi dari surah ini. 

لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ

1) Karena kebiasaan (iilaaf) bangsa quraisy

اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ

2) Kebiasaan mereka adalah bepergian/travel (rihlah) di musin dingin (gelap) dan panas (terang)

فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ

3) Maka sembahlah tuhan (rabb) pemilik rumah ini (ka'bah)

الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ

4) (rabb) yang memberi kebutuhan makanan dari kelaparan. Dan memberi rasa aman dari ketakutan

 

Kesimpulan dari surah ini adalah :

Aktifitas paling banyak (kebiasan) bangsa quraisy adalah bepergian bahkan sangat jauh untuk berdagang atau jual beli.

Tuhan mengingatkan bahwa apapun aktifitasnya, tetaplah (selalu) menyembah/beribadah kepadaNya yang pusatnya di ka'bah (baitullah)

Apapun yang diusahakan manusia, semua itu (hasilnya) atas bantuan Allah.

 

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

 

Hikmah 2 Surah Akhir Quran (Surah Kembar)

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Hikmah 2 surah akhir qur`an (surah 114 - Annaas dan 113 - alfalaq) yang asbaabunnuzuul nya sama yaitu tentang sihir yang dialami oleh nabi Muhammad ﷺ. Untuk mendalamkan 2 surah kembar ini sehingga kita dapat mengambil hikmah, mari perhatikan bahasan berikut ini :

Surah 114 - Annaas sesuai artinya yaitu manusia. Ayat-ayat dalam surah ini menceritakan tentang kisah manusia awal yang juga dikenai sihir yaitu bisikan/rayuan maut sang iblis (sebelummnya bernama azazil

Surah 113 - Alfalaq sesuai artinya yaitu waktu falaq (gelap menuju fajar). Ayat-ayat dalam surah ini menceritakan tentang kelakuan manusia dalam hal kejahatan. Bisikan/rayuan maut sang iblis menggunakan media lain (istri Adam AS, Siti Hawa) dan dia terpedaya dan meminta Adam, pasangannya untuk melanggar larangan Allah, yaitu mendekati dan memakan buah khuldi.

 

Surah kembar ini mengandung 2 kesimpulan sebagai berikut :

1. Manusia WAJIB bermohon perlindungan HANYA kepada Allah.

2. Bermohon perlindungan kepada Allah dari sarr atau kejahatan yang Allah jadikan dari diri ciptaanNya. 


Mari perhatikan di masing-masing surah :

Annaas - Sisi terang ke gelap (nabi Adam AS)

mohon perlindungan kepada :

- Robbinnaas (Tuhan manusia) : Bathin nafsiah

- Malikinnaas (raja manusia) : guru/pemandu

- Ilaahinnaas (Tuhan Manusia) : Bathin ruhaniah

mau dilindungi dari apa ? :

- Dari sarr/kejahatan bersumber dari waswas : bisikan

- Pelaku bisikan adalah khonnaas (pasukan iblis)

- Khonnaas melakukan bisikan di dada manusia

- Khonnas itu terdiri dari bangsa jin (sebagian besar) dan manusia

Sumber sarr/kejahatan manusia adalah bisikan.


Alfalaq - Sisi gelap ke terang (Siti Hawa)

mohon perlindungan kepada Allah dari :

- sarr/kejahatan yang Allah jadikan di dalam diri ciptaanNya

- Kejahatan malam jika gelap gulita (maksudnya sisi gelap mansuai yang menjadi media ('uqod) iblis dan tentaranya untuk memperdaya manusia)

- Media ('uqod) yang dimaksud adalah perasaan yang dilambangkan wanita dan juga dunia ini.

- semua kejahatan berawal dari bisikan (surah annaas) yang menjadikan manusia bersifat hasad (pendengki/iri dan sejenisnya).

 

Demikian hikmah 2 surah kembar ini. Wajib bertemu dengan guru/mursyid secara rutin untuk berdiskusi tentang materi ini.

 

Ingat selalu, materi apapun di taubi TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.

 

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

Muasal Manusia Sang Khalifah

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Hikmah sejarah nabi Adam AS (baca sejarahnya disini) sebagai reminder asal bagaimana seorang annaas pertama, sang khalifah yang dicipta oleh sang Ahad. Hal ini diwartakan DIA dalam sebuah percakapan (Quran surah Albaqarah ayat 30) :

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” 

Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” 

Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

 

Dari percakapan diatas, tersirat 3 hal (sedikitnya) : 

Tuhan (DIA yang maha kuasa) berkehendak dengan proses (manajemen) : memberi informasi - menanggapi komentar/respon.

Ibadah/amal baik apapun tidaklah mampu memuliakan makhluk kecuali atas rahmat Nya. 

Kejadian apapun (semua kehendak Allah) mengandung hikmah hebat yang pasti kearah pengenalan / ma'rifat.

 

Proses Penciptaan Adam AS
Setelah percakapan tersebut, Allah memberikan petunjuk (hal tersirat) tentang penciptaan manusia pertama ini. Sebagaimana membuat suatu kegiatan, maka Allah pun memberikan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan untuk proses penciptaan Adam AS.

Riwayat 1 : Kitab Daqaiqul Akhbar karangan Imam Abdurrahim bin Ahmad Al-Qadhi, bahwa Ibnu Abbas r.a. berkata : "Allah SWT menciptakan Nabi Adam a.s. dari tanah yang berasal dari beberapa daerah di dunia. Kepalanya dari tanah Ka’bah, dadanya diambil dari beberapa tempat di bumi, punggung dan perutnya diambil dari tanah India, tangannya dari bumi bagian timur dan kakinya dari bumi bagian barat." Wahab bin Munabbih berkata : "Allah SWT menciptakan Adam dari tanah tujuh bumi. Kepalanya dari tanah bumi yang pertama, lehernya dari bumi kedua, dadanya dari bumi ketiga, kedua tangan punggung dan perutnya dari bumi kelima, paha dan pantatnya dari bumi keenam, dan kedua betisnya dari bumi ketujuh." 

Riwayat lain, Ibnu Abbas berkata: "Allah Swt menciptakan Adam AS yang kepalanya diciptakan dari tanah Baitul Maqdis, wajahnya dari tanah surga, kedua tangannya dari tanah Thursina, dahinya dari tanah Iraq, giginya dari telaga Al-Kautsar, tangan kanan dan jari-jarinya dari tanah Ka’bah, tangan kirinya dari tanah Persia, kedua kakinya dari tanah India, tulang belakangnya dari tanah gunung, auratnya dari tanah Babilon, punggungnya dari tanah Iraq, perutnya dari tanah Kurasan, hatinya dari tanah firdaus, lisannya dari tanah Thaif, dan kedua matanya dari tanah telaga Al-Haudh."

Semua unsur yang disebutkan dalam riwayat diatas ditambahi dengan bahan lain yaitu air tawar, air asin, air anyir, api dan angin. Keterangan umum lainnya dapat diakses di wikipedia

Riwayat Ahli Ruhani : Semua bahan-bahan yang disebutkan dalam riwayat, dimasukkan dalam sebuah wadah khusus yang disebut mim. Alat/mesin ini disebut Alif-lam-mim ( الۤمّۤ ), ayat pertama albaqarah.

Proses penciptaan pun dimulai dengan kunci ucapan "bismillah" dan "sholawat" yang dilakukan oleh malaikat Jibril. Selesailah proses tersebut dan menghasilkan tubuh seorang manusia yang terdiri kepala, badan dan kaki tangan.

 

Derajat Manusia di sisi Allah

Pada quran di 3 surah akhir, telah disebutkan tentang derajat manusia. Allah telah menyampaikan pada surah kembar 114 (Annaas) dan 113 (Alfalaq) yang menceritakan sisi manusia yang terang dan gelap. Ini adalah golongan / derajat manusia umumnya (kebanyakan) yaitu muttaqiin. Pada golongan ini, tiada satupun manusia yang tidak takut kepada tuhan (secara bathin). Surah 112 (alikhlaash) adalah golongan / derajat manusia khusus yaitu derajat tinggi dan tertinggi (pilihan Allah) disebut mukhlisiin dan mukhlashiin.

Ketentuan tentang derajat manusia ini di jelaskan pada surah Albaqarah ayat 1 dan 2. Ayat 1 telah dijelaskan diatas (mesin penciptaan khalifah pertama). 

Mari kita bahas ayat 2 nya :

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ

Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa (مُتَّقِيْنَ = takut kepada Allah)

Dari ayat ke2 tersebut diatas, Allah menyatakan bahwa golongan orang bertaqwa disebut muttaqiin (takut kepada Tuhan) adalah golongan terbanyak / pada umumnya yang beragama secara "ikut saja" atau taqlid ( تقليد  - baca di wikipedia).

Golongan atau derajat muttaqiin ini dibagi 2 yaitu muslim dan mu`min. kedua-duanya sama mendapat petunjuk. Seorang muslim mendapat petunjuk ( هُدًى ) melalui akalnya dengan belajar dari buku baik dengan hanya membaca maupun bertemu dengan guru/ahli agama. Seorang mu`min melakukan hal sama dengan muslim ditambah dengan petunjuk bathin melalui mimpi atau firasat tertentu.

Golongan atau derajat mukhlishiin dan mukhlashiin (terpilih) tercantum dalam surah ke 112 (alikhlaash). Sesuai artinya golongan ini adalah orang-orang yang berbuat dan menerima apapun dengan ikhlas. Tiadalah keyakinan itu terjadi kecuali dengan adanya keraguan ( رَيْبَ ). Untuk mendalami bahasan ini, bertemulah dan rutinkan bertemu mursyid/guru, khususnya ahli qolbi (ahli ruhani, yang terbaik) !

 

Kesimpulan diskusi ini :

Ada 2 pembagian derajat manusia di sisi Allah :

Muttaqiin : orang-orang yang takut kepada Allah (umum)

Mukhlishiin & Mukhlashiin : orang-orang yang berbuat dan menerima dengan ikhlas (hanya karena Allah)


والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

QS Albaqarah 8 ke 20

 

 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Kajian Tafyīn berikut membahas lanjutan surah ke 2 dalam Quran, Albaqarah ayat 8 sampai 20 yang bercerita tentang (Allah berkalam ke nabiyyunaa Muhammad ﷺ) tentang ciri dari orang munafik (sesuai dengan surah almaa'uun 107).

Rangkuman nya adalah sebagai berikut :

8   > manusia berkata : kami beriman. Padahal sebaliknya

9   > yg berkata td merasa MENIPU Allah, padahal diri sendiri

10 > hati mereka sakit, lalu Allah tambahi. Mereka pendusta

11 > dinasehati jgn merusak, mereka akui sdh berbuat baik

12 > Allah menegaskan : merekalah sebenarnya berbuat rusak

13 > disampaikan utk beriman, mereka mengabaikan (remeh)

14 > mereka (munafik) itu pendusta, tdk bs dipercaya

15 > Allah akan menghinakan mereka dan dibiarkan sesat

16 > mereka bercerita dusta (dagang utk hidup) dan merugi

17 > mereka beri petunjuk ke umat, mereka sendiri sesat

18 > mereka sakit bathinnya (tuli,bisu,buta) dan abadi

19 > mereka tolak (ttp kuping) rahmat Allah dan takut mati

20 > Allah masih beri mereka waktu menuju jalan petunjuk

 

Penjelasan materi ini dalam video :

Bagian 1 :

Bagian 2 :

 

Bagian 3 :


 

 

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

 

  • Litequran.net
  • Tafsiralquran.id
  • Hadits.id
  • Kalender.Islam

  • Musik.Islam

Referensi Keilmuan Islam

Hubungi Kami


Tausiyah Qolbi - TAUBI
Media Informasi Diskusi Mengenal Allah

Medan | SUMUT, Indonesia
0811 00 111 (dont call this 😊)

Tausiyah Qolbi - TAUBI : Media informasi bersumber dari kisah perjalanan ruhani para hamba Allah
Mari membaca dengan bijak dengan selalu berdiskusi langsung dengan guru/mursyid
untuk menjaga keberkahan dari berbagai informasi pada web ini
Perhatian ! Siapapun pembaca bertanggungjawab sendiri atas efek apapun dari setiap artikel TAUBI

Wassalam - TAUBI


-----

🔺🔺