Musibah : Prasangka - Zhon " ظن " esuhup bab Musibah bagian 1.
Musibah berasal dari bahasa arab, asal kata ashoba " أَصَابَ " yang arti umumnya adalah Segala peristiwa yang menimpa manusia, baik yang menyenangkan maupun menyedihkan atau ringkasnya " apapun keadaan (hal baik atau buruk) yang terjadi pada siapapun ".
Keadaan ini lah (musibah), manusia mulai diuji prasangkanya. Allah tidak berkehendak tentang apapun kecuali hal yg baik (ihsan) dan benar (haq). Maka sungguh segala kejadian/keadaan itu adalah musibah. Dimana perbedaan pada tiap manusia yaitu prasangkanya (zhon) terhadap kejadian tersebut. Baik musibah yang dialami sendiri atau orang lain.
Penjelasan diatas tentunya harus merubah pengertian pada umumnya, dimana musibah dianggap buruk atau tidak baik. Hal ini disebabkan prasangka buruk manusia yang sering disebut dengan istilah buruk sangka " سوء ظن " yang harusnya ber-baik sangka " حسن ظن ".
Dari hal Musibah ini, tentunya perlu diperhatikan bahwa segala hal yang terjadi itu tergantung dari prasangka siapa yang mengalaminya. Apakah menerima dengan meperhatikan hikmahnya atau langsung berasumsi karena sesuatu yang dirasakan. Jika hal terjadi (musibah) itu menyenangkan, maka dianggap baik/adilnya Tuhan. Jika menyusahkan, maka dianggap Tuhan tidak baik/adil.
Penjelasan materi TAUTAN enews ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!) Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.
Wassalam
والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Tausiyah Qolbi - TAUBI Media informasi bersumber dari kisah perjalanan ruhani para hamba Allah Mari membaca dengan bijak dan berdiskusi langsung dengan guru/mursyid
Perhatian !!! Siapapun pembaca bertanggungjawab sendiri atas efek apapun dari setiap artikel TAUBI
No comments:
Write comments