Linimasa Ramadhan 1447H

 

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

(Posted in WA Group)


 

Assalamu'alaikum sahabat TAUBI

Berikut ini hikmah pada hari-hari bulan Ramadhan 1447 H


Y30 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke30 (18/3) :
"Marhaban ya Ramadhan" Selamat datang 'UJIAN' untuk membakar hawa nafsu yg disebut EGO "keSOMBONGan" pd diri. Pada bulan Ramadhan itu adalah mode "LATIHAN". Hasil dr mode tsb akan di UJI pd 11 bulan berikutnya.
Menjalani kehidupan setelah Ramadhan dengan praktek nyata, bukan latihan yaitu membakar SOMBONG pd diri dmana momentumnya terpusat hari Jumat. Untuk keluar dr EGO yg membuat manusia menjadi KAFIR (tertutup) maka hal demikian ini insya Allah akan membawa manusia mencapai kondisi akhir yg ideal "IHSAN", baik di dunia & baik di akhirat.
Ramadhan: proses membakar " KONVERSI "  dari Ego-Kesombongan menjadi energi kepatuhan kepada Allah SWT.
Selamat 'idul Fitri 1447H
Mohon Maaf Lahir & Bathin
Fitri " الفطر " artinya berbuka, terbuka atau tidak tertutup 'kafir' dan siap untuk menerima UJIAN dr EGO dalam diri.


Y29 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke29 :
Paham tentang IMAN dimulai dr bertemunya sebenar RASA dgn RASA yg di zohirkan "MERASA". Kisah yg berulang dr masa Adam AS, menunjukkan suatu proses yg panjang & penuh ujian. Bagaimana bisa seorang manusia lgsg mengaku ber-IMAN tanpa ada proses ? Mari bersama tanya diri, Apakah benar telah ber-IMAN ?
Utk dapat kenal diri, maka WAJIB prosesnya kenali diri yg lain (istri). Itulah "Sunnah" yg hakikatnya WAJIB.
Siapapun yg merasa sombong, itulah orang yg "Ingkar Sunnah" & itulah Hijab untuk menuju Allah.


Y28 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke28 :

Hal kebaikan 'ihsan' & 'husnu' yg mau dicapai pada 2 keadaan 'dunia-akhirat' & berharap terjadi terus menerus, tiada putus (8) bahkan mendapat kesempatan "abadi" di hari akhir nanti.
Masalahnya adalah abadi di sisi Tuhan atau tidak. Inilah pembeda bagi manusia, kafir : membiarkan keadaan seperti yg telah & sedang terjadi. Beriman : berbuat dgn mulai berfikir & belajar bhw Islam (bahkan Iman) bukan sekedar diikuti tapi WAJIB dimulai dengan "IQRO".
Sungguh TETAP 'kafir' lah seorang insan jika belum bisa menjawab " MENGAPA HARUS BERAGAMA ISLAM "
Maka waspadai diri ini lebih banyak, daripada menuduh orang lain KAFIR & SESAT.


Y27 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke27 : 

Ketika telah bertemu 2 insan beda jenis & pastinya selalu lewati 7 hari berulang, inilah puncak per-adab-an dimana terjadi hubungan baik "silaturrahim".
Inilah dasar filosofi hidup, yaitu saling terhubung. Untuk dapat memaknai terhubung dgn Tuhan, maka terhubung dulu dgn ilmu nya. Itulah keseimbangan yg mau dicapai.
Jika secara ilmu, makhluk ke makhluk tidak ada 'silsturrahim', maka dipastikan TDK AKAN terhubung ke TUHAN. Itulah inti sholat, terhubung kepada yg dituju.


Y26 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke26 :

RASA tentang Tuhan yg seimbang pd diri yg zohir & Bathin (2) itulah "IMAN". Momentumnya di posisi 6 yaitu sujud ke2 di sholat. 
Sungguh tiap anak cucu Adam pernah di posisi ini, saat di dalam rahim ibunya. Bersujud kepada yg berhak menerimanya (sujud).
Jika semua terjadi, maka dapatlah di-RASA-kan tentang DIA yg meliputi & tanpa batas. 

 

Y25 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke25 :

Puncak hidup itu Jumu'ah, secara umum yaitu "keseimbangan". Jika bertemu 2 bilangan 5, maka inilah kebutuhan utama tiap diri (insan taubat ke Annas)
Sungguh tiada mampu keluar dr "MERUGI" masuk ke dalam golongan "KECUALI" jika tidak dapat mencapai JUMU'AH atau Keseimbangan.
Demikian hal tersebut diatas adalah hikmah dr pemahaman  ayat ke7 (QS1). Maka belajarlah & mengertilah hingga mencapai (minimal) pemahaman ayat 7 tsb.
 

Y24 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke24 :

RASA beriman itu ada pd tiap (jiwa) manusia. RASA dimulai dr akhirat, berlanjut ke dunia (2) & semua itu dipengaruhi kuat oleh 4 unsur pd diri : api, air, angin & tanah. Semua unsur saling terhubung untuk mencapai sebenar RASA, yaitu IMAN. Hal terkait juga ditandakan pd nabi ke24, Isa AS dgn gelarnya 'ruhullah'

 

Y23 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke23 :

Hidup ini adalah akhirat & dunia. Di dalamnya terhimpun pd diri zohir & bathin (2) dimana falsafah (filosofi) 'prinsip' utamanya : Islam-Iman-Ihsan (3)
Semuanya saling terkait & tiada putus, seperti denyut jantung & nafas pd diri manusia.
Untuk seimbang menggunakan 2 tangan & 2 kaki, maka utk sempurna, diri diberikan 5 indra utk menjadikan filosofi tersebut menjadi hukum yg wajib dilakukan di dunia.

 

Y22 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke22 :

Dalam menjalani hidup wajib dilakukan usaha 'riyadhoh' dimana Allah telah memberi amanah kepala, tubuh dengan 2 tangan & 2 kaki (QS 22)
Demikianlah telah Allah lengkapi setiap diri utk menjalani ujian dlm hidup. Maka dengan amanah tersebut, tiap diri dapat berusaha hingga dapat mencapai keseimbangan dunia dengan akhirat.
 

Y21 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke21 :

Allah jadikan pendamping yg "qorib" pd tiap diri manusia, yaitu 'Qorin' (qs 43 : 36-37) sebagai penggoda atau sebaliknya.
Hal tersebut sbg pelajaran bhw ujian paling berat itu adalah melawan hawa-nafs. Dgn bantuan "Qorin'" byk yg tersesat & sombong.
Allah jadikan diantara zohir-bathin (2) sisi Bathin yg melekat dengan Bathin nafs sbg 'UJIAN' sejak lahir.
Mari selalu mohon pertolongan seraya berlindung hanya kpd Allah SWT. 



Hari ke-11 hingga ke-20

Y20 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke20 :
Tawajjuh dalam tiap riyadhoh untuk bertemu dgn sebenar-diri. Diri yg selama ini "yatim". Padahal awalnya bersama "Musyahadah". Wajiblah bertemu dengan sebenar-diri sebelum maut. Itulah tanda akan mendapat Husnul khatimah, Aamiin.


Y19 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke19 :
Adam & Siti Hawa turun ke dunia, lahirlah turunan mereka hingga saat ini. Demikian hubungan Islam-iman yg baik & seimbang menghasilkan kebaikan 'Ihsan' yg perlu dipelajari utk mrnghidupkan akal dlm diri (19 - غ )


Y18 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke18 :
Saat sadar bhw dunia ini sementara & keseimbangan terhadap akhirat sulit dicapai, maka dapat disadari bhw perlunya bantuan Allah melalui para nabi rasul & wali untuk belajar tentang rahasia pd diri (jiwa) yg lalai ini sehingga datang petunjuk dlm akal 'fikrah' ( ع 'ain-18) untuk mencapai keseimbangan.
Minannur ilallaili.


Y17 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke17 :
Keseimbangan dunia & akhirat telah (terus) dilaksanakan diri (1) dlm kehidupan ini yg selalu mengulangi 7 hari hingga sampai pd tujuan akhir. Untuk mencapai keseimbangan ini, maka diturunkan perintah 17 rakaat tiap hari untuk dapat terhubung pada Nya.


Y16 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke16 :
Berkumpulnya diri (1) tiap hari "puncak" yaitu hari ke6 "jumu'ah" utk mengenang 'wukuf' apa yg telah & sedang dikerjakan dalam hidup. Adakah telah cukup persiapan utk mencapai "maut". Ya Allah mudahkan kami kelak di akhir hayat, sbg manusia yg beriman kepada Mu. Minimal dapat meraih martabat ayat ke7 (QS1). Aamiin


Y15 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke15 :
Muncul nya RASA dr panca (5) indra yg Allah amanahkan pd diri sebagai media/alat utk hidup di dunia yg isinya adalah UJIAN menuju jalan kembali (taubat) kepadaNya.
Pada momentum ini, terlihat bulan penuh (qomar) di dalam istilah waktu disebut 'syahru' (شَهْرُ) dimana diantara 14, 15 atau 16 bulan terlihat penuh.
Dengan perangkat 5 indra ini, manusia mulai mengenal 'ma'rifat' apapun dalam hidupnya yg semuanya mengarah pada Dia yg mencipta kehidupan.


Y14 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke14 :
Setiap jiwa telah ditetapkan 4 hal : langkah, rezeki, pertemuan & maut. Inilah tanda bahwa dulu di awal kehidupan, manusia telah mengakui 'sungguh kami bersaksi' dimana ketika hidup di dunia, manusia lupa dengan kesaksiannya.
Demikian itu semua tercatat rapi di luhilmahfuz dan tugas tiap jiwa untuk mengingat siapa Tuhan yg ESA yg telah disaksikan & "iqro" membaca 4 catatan tentang diri.


Y13 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke13 :
Sisi Bathin diri (nafs) yg terdiri dr 1 bagian utama yg sujud dan 3 bagian lainnya yg mengikuti. Jika tidak saling kenal, terjadilah kekacauan dalam jiwa yg berujung pd akhir yg buruk karena kembali dalam keadaan sesat & kafir karena tidak saling kenal.
Hal ini terangkum pd QS1 ayat 7, di 1ayat ini terdapat 3poin yg perlu dipahami, dimana poin 1 nya adalah asshiyam , kisah ujian orang² terdahulu (para kekasih Allah).


Y12 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke12 :
Demikian sempurna Allah jadikan gelap-terang & diantaranya sebagai filosofi hidup lalu dijelaskan pd 12 peredaran bulan disebut tahun, yg bertawaf kepada matahari (bersama bumi). Ikatan antara matahari dengan bumi-bulan (12) adalah gambaran ikatan zohir-bathin yg tegak menuju pd yg Maha BAIK.
Marilah kita renungkan hal tersebut.


Y11 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke11 :
Akhirat ke dunia, demikian kisah manusia yg dlm dirinya selalu ada unsur berpasangan yaitu zohir-bathin, benar-salah, atas-bawah, kanan-kiri dst. Hal ini tanda sempurna manusia yg dimulai dr diri sejati yg sepasang lalu dibersamai seorang wanita (istri) yg hakikatnya adalah bagian dalam diri (rasa).
Inilah tanda (11) dimulai proses kenal (ma'rifat) diri awal yaitu belajar utk mengerti diri (zohir-bathin) & manusia terdekat (istri, anak).


Hari ke-1 hingga ke-10

Y10 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke10 :
sbg manusia pertama (1) Adam AS, dibekali ilmu 'isim' (0) yg nantinya menjadi panduan hidup di dunia (hawa). Di ilmu pertama ini ada rahasia yg tak terbatas, yg pertama kali disampaikan kpd malaikat yg sebelumnya bersujud (kecuali iblis ; ego)
Tiadalah beroleh ilmu kecuali belajar lgsg kpd yg hidup.


Y9 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke9 :
Untuk mencapai keseimbangan, kenali 9 hal dalam diri, penyebab ' LALAI ' kenalilah diri 'nafs' untuk diperbaiki. Perjalanan dr hari 1 hingga hari ke 8 adalah petunjuk untuk memperbaiki diri dr 9 sumber kelalaian dlm diri. Semua bersesuaian dengan 9 bulan di alam rahim, minazzulumati ilannur.


Y8 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke8 :
Dunia ini sbg pendamping akhirat, angka 8 tersirat keseimbangan, tak putus "infinity"
Maka segala urusan Bathin wajib sesuai dgn zohir, baik di dunia & baik akhirat 'hasanah'. Seimbang ini yg akan dibawa kembali lagi ke asal bermula. Maka berpasangan itu WAJIB sesuai kisah awal manusia. (Azzumar:6)


Y7 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke7 :
Sejak lahir & hidup di bumi, setiap manusia selalu mengulang waktu 7 hari . Surah pertama yg isinya 7 ayat (surah alfatiha) ini juga sebagai bekal diri sbg falsafah dasar tiap manusia dalam menjalani hidup. 7 ayat di dalamnya selalu dibaca berulang-ulang tiap sholat, dimana kebanyakan pelakunya tidak mengerti kenapa dibaca berulang-ulang?
Demikian hal terkait 7 ini juga ada pada ibadah lainnya.


Y6 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke6 :
Inilah momentum awal RASA, koneksi zohir & bathin yg biasa disebut IMAN (6 rukun iman). Sungguh bhw puasa itu ibadah BATHIN "Puasa itu untukKU" yg bertemu dengan ibadah zohir (sahur, menahan dr yg membatalkan & berbuka). Allah berkalam dalam setiap JIWA. Adakah para pelaku puasa mendengarnya? Sesungguhnya tiap hari di bulan ramadhan adalah hari "JUMU'AH" yg di hari itu kehidupan dimulai dan diakhiri kelak.
Apakah ibadah RASA ini telah diterima oleh Nya?


Y5 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke5 :
Sempurnanya manusia yg telah mendapat amanah panca indra. Setelah lengkap menerima 4 catatan detail yg 'terlupakan' di alam rahim (langkah, rejeki, pertemuan & maut). Fungsi manusia sbg Khalifah dunia dimulai. Sebagaimana Islam dengan 5 pilarnya sbg panduan hidup dunia. Begitu juga pendukung pada tubuh, tangan & kaki yg masing² ada 5 jari yg mendukung pelaksanaan apa yg diterima di alam rahim.
Adakah diri kita sbg 'insan' berpikir tentang rahasia sebenar diri masing-masin


Y4 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke4 :
Turunlah manusia ke dunia, membawa Tubuh (zohir) terdiri dari 2 tangan & 2 kaki (4), di dalamnya ada jiwa (bathin) yg mayoritas tidak di-kenal-i hingga akhir hayat.
3 hal dasar (utama) mulai dijelaskan di surah I ayat 1 dalam 4 bagian : ilmu isim, nama Tuhan (Allah), konsep hidup (cinta) & tujuan hidup 'taubat' (alam rahim).
Perjalanan hidup insan di dunia sebagai 'ujian' dengan dukungan tubuh 'fisik' yg harusnya dapat terhubung dengan sisi jiwa 'bathin'.


Y3 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke3 :
Siti Hawa yg penuh RASA yg darinya lahirlah insan, pelaku dunia yg semuanya pasti "Ahsani Taqwim' awalnya.
Kisah 1,2 dan 3 ini merupakan tanda (isim) tentang ke-lembaga-an manusia sesuai sumbernya, sang Ihsan "Sayyidina Ahmad".
Kisah baik dan buruk terjadi di dalamya sebagaimana yg ada pada tiap diri (jiwa) manusia.


Y2 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke2 :
Dalam kesendiriannya, Adam AS bergejolak, maka berlanjut lah bukti bhw hanya DIA yg ESA.
Atas qudratnya, diADAkan lah sisi bathin beliau menjadi NYATA disebut Hawa (2), yg diambil dr dalam dada (rusuk) Adam AS.
Sebagai lambang dunia, Siti Hawa menjadi pelajaran diri secara rasa untuk mengenal dunia utk kembali menuju akhirat
Zohir (bathin) --> Bathin
1 (0) --> 0 (2,3,4,5,6,7,8,9)
Renungkan lah !


Y1 (يَوْم)  - Hikayat Ramadhan hari ke1 :
Adam AS, bermula dr TIADA, dicipta dr tanah yg diambil berbagai lokasi di akhirat dan dunia.
Sebagai manusia pertama (1), beliau dianugerahi pelajaran lgsg dr Tuhan, disebut ilmu isim.
Dalam tubuhnya terangkum Zahir dan bathin.


Materi pada web ini dapat direnungkan/diskusikan dengan mendengar langsung penjelasan dari para guru (bertemu guru langsung!)
Atas semua materi atau informasi pada laman TAUBI ini kepada Allah semua dikembalikan dan pastinya TIDAK MENGANDUNG KEBENARAN.

Wassalam

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ ~ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ


Baca Hikayat Days di : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

Materi terkait sholat klik di SINI.

 

TAUBI Jumatan terkini dapat disimak pada TAUBI tv.

Gabung dengan Grup WA Sahabat TAUBI di s.id/567WAG 

No comments:
Write comments

Tausiyah Qolbi - TAUBI
Media informasi bersumber dari kisah perjalanan ruhani para hamba Allah
Mari membaca dengan bijak dan berdiskusi langsung dengan guru/mursyid

Perhatian !!!
Siapapun pembaca bertanggungjawab sendiri atas efek apapun dari setiap artikel TAUBI

Wassalam - الكزهدي





-----

🔺🔺 - Ke Atas